
Equity World Surabaya – Dolar AS stabil terhadap sekeranjang mata uang pada hari Rabu, memegang keuntungan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China mendorong investor untuk mencari perlindungan di aset safe haven.
Kelemahan dalam euro juga membantu mendukung greenback, karena ketidakpastian seputar prospek ekonomi kawasan euro dan masa depan politik menekan mata uang tunggal.
Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang terhadap sekeranjang enam mata uang utama, hampir tidak berubah pada 97.820 pada 02:56 ET (06:56 GMT) setelah berakhir naik 0,3% semalam. Indeks diperdagangkan sekitar 0,5% untuk tertinggi dua tahun dari 98,371 hit pada hari Kamis dan masih naik 1,8% untuk tahun ini.
Fokus investor tetap pada perang perdagangan Sino-AS yang sedang berlangsung. China siap untuk menggunakan tanah jarang untuk menyerang balik dalam perang dagang dengan media Tiongkok A.S. yang dilaporkan semalam, sebuah langkah yang akan meningkatkan ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.
Euro bertahan stabil di 1,1162 setelah mengakhiri sesi sebelumnya turun hampir 0,3%, tidak jauh dari terendah dua tahun di 1,1105 yang dicapai pada hari Kamis.
Indeks saham berjangka AS melemah tajam pada Rabu pagi, karena ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung memicu kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan global.
baca
Equity World Surabaya : Saham Saham AS Kembali Anjlok Seiring Meningkatnya Tensi Dagang Dari China
Pada sekitar pukul 04:30 ET, Dow futures tergelincir 154 poin, menunjukkan pembukaan negatif lebih dari 130 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq keduanya terlihat sedikit lebih rendah.
Penghindaran risiko telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan data ekonomi yang mengecewakan di ekonomi utama membangkitkan kembali kekhawatiran akan resesi global.
news edited by Equity World Surabaya






