Equity World Surabaya – Dolar melemah terhadap para pesaingnya pada hari Rabu karena investor menimbang harapan untuk pemulihan ekonomi cepat terhadap kekhawatiran tentang kebangkitan pandemi, terutama di Amerika Serikat.
Permintaan mata uang A.S. terbukti sangat stabil karena harga minyak stabil sementara bursa Eropa diperdagangkan di wilayah negatif.
Terhadap sekeranjang pesaingnya, indeks dolar tergelincir 0,14% pada 96,84.
Euro naik tipis terhadap greenback pada $ 1,1289 sementara penurunan baru-baru ini dalam posisi jual terhadap greenback memberikan ruang bagi kemungkinan penurunan lebih lanjut.
Sterling mengangkat bahu kerugian sebelumnya dan naik 0,2% pada $ 1,2561 karena pembicaraan dilanjutkan antara Inggris dan Uni Eropa pada istilah untuk hubungan perdagangan masa depan mereka.
Harga minyak mereda di awal perdagangan pada hari Rabu karena data industri menunjukkan adanya peningkatan stok minyak mentah AS dan perkiraan produksi minyak mentah AS turun kurang dari yang diperkirakan pada tahun 2020 menambah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan.
Minyak mentah berjangka Brent turun 13 sen, atau 0,3%, menjadi $ 42,95 per barel pada 0019 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 10 sen, atau 0,3%, menjadi $ 40,52 per barel.
news edited by Equity World Surabaya
