Equity World Surabaya – Indeks utama Wall Street dibuka lebih rendah pada hari Kamis karena melonjaknya kasus COVID-19 dan kenaikan tak terduga dalam klaim pengangguran mingguan menimbulkan kekhawatiran terhentinya pertumbuhan di ekonomi terbesar dunia.
Dow Jones Industrial Average turun 67,50 poin, atau 0,23%, pada pembukaan ke 29.370,92.
S&P 500 dibuka lebih rendah 8,38 poin, atau 0,23%, pada 3.559,41, sedangkan Nasdaq Composite turun 22,57 poin, atau 0,19%, menjadi 11.779,04 pada bel pembukaan.
Pound jatuh pada hari Kamis terhadap rebound dolar di pasar global yang umumnya berhati-hati, sementara pedagang sterling menunggu petunjuk tentang kemungkinan Inggris dan Uni Eropa mencapai kesepakatan perdagangan pasca-Brexit sebelum batas waktu 31 Desember.
Inggris meninggalkan Uni Eropa pada Januari dan kedua belah pihak sedang dalam pembicaraan untuk menyetujui hubungan perdagangan di masa depan setelah Inggris kehilangan akses ke serikat pabean dan pasar tunggal pada 2021.
baca
Equity World Surabaya : Dow Jones Mulai Menguat Pangkas Kerugian Dari Agenda Di Capitol Hill
Investor menjadi lebih optimis tentang peluang kesepakatan dalam beberapa hari terakhir, dengan pound menguat terhadap dolar selama empat hari berturut-turut. Tetapi sebuah laporan media bahwa para pemimpin Uni Eropa akan menuntut Komisi Eropa untuk mempublikasikan rencananya tentang apa yang akan terjadi jika tidak ada kesepakatan yang dikutip oleh beberapa analis sebagai alasan untuk berhati-hati.
news edited by Equity World Surabaya
